Interpretasi Peta Tentang Bentuk dan Pola Muka Bumi

 Lembah dan pegunungan merupakan contoh bentuk muka bumi

ips.guruindonesia.id---Perlu kita ketahui bahwa bentuk permukaan bumi tidak rata. Ada yang berupa dataran tinggi, dataran rendah, dan perairan. Apakah di daerahmu terdapat bentuk muka bumi berupa gunung, sungai, atau laut. Bentuk muka bumi antara daerah satu dan yang lain berbeda-beda. Dengan menggunakan peta kita dapat mengetahui bentuk permukaan bumi di tiap daerah.

Apakah kamu mempunyai peta? Apakah kamu tahu arti peta? Peta adalah gambaran permukaan bumi dalam bidang datar. Peta merupakan alat peraga. Peta dapat berupa gambaran tentang tinggi rendahnya suatu daerah (topografi), penyebaran penduduk, curah hujan, penyebaran batuan (geologi), penyebaran jenis tanah dan semua hal lain yang berhubungan dengan kedudukannya dalam ruang.

Dengan peta kita dapat membaca dan memahami keadaan fisik dan geografis suatu tempat. Peta merupakan media untuk mengetahui keadaan permukaan bumi. Pada peta terdapat bagian (unsur-unsur) yang harus ada, yang sangat bermanfaat bagi pembaca peta. Tahukah kamu apa saja yang harus ada di dalam peta? Agar peta dapat dibaca oleh siapa saja, peta dibuat berdasarkan aturan yang disepakati secara internasional. Untuk memahaminya, simaklah dengan saksama uraian berikut ini!
A Menginterpretasi Peta Umum
Bentuk muka bumi atau relief daratan dapat diamati secara langsung di lapangan, namun dapat juga dengan melihat peta. Dari sebuah peta kita dapat mengetahui bentuk relief dari suatu tempat/wilayah. Dari sebuah peta kita dapat melihat gunung, pegunungan, pantai, dataran rendah, sungai, danau, laut, selat dan lain-lainnya. Itulah yang disebut interpretasi peta. Jadi interpretasi peta adalah memahami simbol-simbol yang ada pada peta dan hubungannya dengan simbol-simbol lainnya.

Contoh simbol-simbol yang ada pada peta adalah:

Peta umum adalah peta yang dibuat berdasarkan kenampakan umum.
Sebelum menginterpretasi peta umum, lakukan langkah-langkah sebagai berikut.
Siapkan peta umum yang akan diinterpretasi, misalnya peta pulau Sumatera.
Perhatikan legenda untuk memahami makna simbol-simbol yang terdapat pada peta.

Sumber : Atlas Indonesia dan Dunia
Gb.9.2 Peta Pulau Sumatera

Setelah melakukan langkah-langkah tersebut maka akan diperoleh informasi dari peta tersebut, yaitu sebagai berikut.

Sungai
Sungai ditunjukkan dengan garis berkelok-kelok. Sungai-sungai besar yang terdapat di Pulau Sumatera antara lain Sungai Simpang Kanan, Asahan, Batanghari, Musi, Kampar, dan lain-lain.
Pegunungan dan Dataran Tinggi
Pegunungan dan dataran tinggi memanjang di sepanjang Pulau Sumatera.
Pegunungan dan dataran tinggi ditunjukkan dengan warna merah dan kuning.
Pegunungan yang terdapat di Pulau Sumatra antara lain pegunungan Bukit Barisan.
Dataran Rendah dan Rawa
Dataran rendah dan rawa ditunjukkan dengan warna hijau dan hijau dengan garis putus-putus. Dataran rendah dan rawa terdapat di sepanjang pantai timur dan barat Pulau Sumatera
d) Danau
Danau ditunjukkan dengan warna biru. yang terdapat di Pulau Sumatera antara lain danau Toba, Maninjau, Ranau, Kerinci, dan Singkarak.
Gunung
Gunung ditunjukkan dengan bentuk segitiga. Segitiga merah artinya gunung berapi (aktif), segitiga hitam artinya gunung tidak berapi (tidak aktif). Gunung-gunung yang terdapat di Pulau Sumatera antara lain gunung Leuser, Kerinci, Bandahara, Sibayak, dan Sinabung.
Kepulauan
Kepulauan yang terdapat di Pulau Sumatera antara lain berikut ini.
Kepulauan Batu, Nias, dan Pini di Sumatera Utara.
Kepulauan Banyak dan Simeulue di Nanggroe Aceh Darrussalam.
Kepulauan Mentawai dan Pagai di Sumatera Barat.
Kepulauan Natuna, Nambas, dan Lingga di Provinsi Kepulauan Riau.
Laut dan Selat
Laut dan selat ditunjukkan dengan warna biru. Gradasi (tingkatan) warna menunjukkan kedalaman wilayah laut dan selat. Semakin pekat (tua) warna biru menunjukkan lebih dalam dari pada warna biru muda. Selat dan laut yang ada di Pulau Sumatera antara lain sebagai berikut
Selat Sunda antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.
Selat Malaka antara Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia.
Selat Berhala antara Pulau Sumatera dan Pulau Singkep
Selat Bangka antara Pulau Sumatera dan Pulau Bangka.
Laut Natuna di sebelah selatan Kepulauan Natuna.
Dampak Persoalan Hubungan Pusat Daerah terhadap Kehidupan Politik Nasional dan Daerah Sampai Awal Tahun 1960-an
B Menginterpretasikan Peta Topografi
Peta topografi adalah peta yang menggambarkan tinggi rendahnya muka bumi. Dari peta topografi kita dapat mengetahui ketinggian suatu tempat secara akurat. Cara menginterpretasikan peta topografi berbeda dengan peta umum karena simbol-simbol yang digunakan berbeda. Sebelum menginterpretasikan peta topografi, lakukan langkah-langkah sebagai berikut.
Siapkan peta topografi yang akan diinterpretasikan, misalnya peta Pulau Jawa.
Perhatikan legenda untuk memahami makna simbol-simbol yang terdapat pada peta.
Perhatikan persebaran data pada wilayah tersebut.

Perhatikan tahun pembuatan peta untuk mengetahui apakah peta tersebut masih relevan atau tidak.
Pada peta topografi terdapat garis-garis kontur yang menunjukkan relief muka bumi.
Peta topografi menunjukkan bentuk-bentuk muka bumi. Bentuk-bentuk muka bumi tersebut adalah sebagai berikut.
a.Lereng 

Gb.9.3 Bentuk lereng pada peta topografi

b. Cekungan (Depresi)
Cekungan (Depresi) pada peta topografi digambarkan seperti di bawah ini!


c. Bukit
Bukit pada peta topografi digambarkan seperti di bawah ini!
Gb.9.6 Bukit pada peta topografi
d. Pegunungan
Pegunungan pada peta topografi digambarkan seperti di bawah ini!
Gb.9.7 Pegunungan topografi.

C Penampang Melintang Bentuk Muka Bumi
Penampang melintang adalah penampang permukaan bumi yang dipotong secara tegak lurus. Dengan
penampang melintang maka dapat diketahui/dilihat secara jelas bentuk dan ketinggian suatu tempat yang ada di muka bumi. Untuk membuat sebuah penampang melintang maka harus tersedia peta topografi sebab 5Dari sebuah peta kita dapat mengetahui bentuk relief dari suatu tempat/ wilayah.
Interpretasi peta adalah memahami simbol-simbol yang ada pada peta dan hubungannya dengan simbol-simbol lainnya.

Peta topografi adalah peta yang menggambarkan tinggi rendahnya muka bumi. Dari peta topografi kita dapat mengetahui ketinggian suatu tempat secara akurat.
Penampang Melintang adalah penampang permukaan bumi yang dipotong secara tegak lurus.
Dengan penampang melintang maka dapat diketahui/dilihat secara jelas bentuk dan ketinggian suatu tempat yang ada di muka bumi.

Demikianlah artikel tentang Interpretasi Peta Tentang Bentuk dan Pola Muka Bumi semoga artikel ini bermanfaat,Sekian terimakasih

0 Response to "Interpretasi Peta Tentang Bentuk dan Pola Muka Bumi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel